Masyarakat Perlu Dilibatkan Awasi Tenaga Kerja Asing

17 Januari 2017 14:17
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Daulay. (foto: ist)

JAKARTA, INIKATA.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Daulay menyatakan masyarakat perlu dilibatkan dalam mengawasi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia. Pasalnya pengawasan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemenaker) masih sangat minim dilakukan karena kendala SDM yang kurang.

“Kelompok masyarakat perlu dilibatkan terkait dengan kesadaran terhadap pengawasan tenaga kerja asing, karena pengawasan yang paling baik itu didasarkan pada swakarsa masyarakat,” kata Saleh usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Konfederasi Serikan Pekerja Indonesia (KSPI) di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/01/2016).

Menurut legislator partai PAN itu, keterlibataan masyarakat secara aktif dalam mengawasi peredaran TKA tentu dapat membantu menjaga wilayah republik ini. Namun yang menjadi kendala adalah terkadang masyarakat jika menemukan hal yang tidak sesuai dengan peraturan atau melanggar hanya melapor informasi yang tidak diketahui referensinya sehingga sulit ditindak lanjuti.

“Jadi kalau masyarakat menemukan hal yang aneh, tidak sesuai dengan yang semestinya atau ada pelangaran tentang ketenagakerjaan harus lapor ke pihak terkait, dan dalam penyampaian harus jelas ada nama kepala desanya, dimana tempatnya dari kelompok masyarakat apa sampaikan dengan resmi. Saya yakin pemerintah akan menyelesaikan dan menurunkan tim pengawas,” tegasnya.

Saleh menginformasikan, bahwa berdasarkan data Kemenaker, hanya ada 1.800 pengawas untuk mengawasi 200 ribu perusahaan yang ada di Indonesia. “Ini kan sangat minim sekali, maka peran masyarakat sangat diperlukan,” katanya. (**)