Detasemen “Burung Hantu” Bekuk Dua Terduga Teroris di Kampung Jokowi

19 Desember 2016 2:59
Densus 88. (int)

SOLO — Densus anti teror atau yang dikenal sebagai detasemen burung hantu kembali membekuk dua terduga teroris di kampung Presiden RI, Jokowi, di Solo.

Penangkapan teroris, dilakukan di dua wilayah masing masing Kampung Sewu Jebres dan Losari Pasarkliwon Solo, pada Minggu sore tadi (18/12/2016).

setidaknya penggeledahan rumah oleh densus 88 di dua daerah tersebut berhasil menemukan barang bukti berupa bahan baku peledak cairan kimia dan 4 pasword.

Rumah TS yang diduga sebagai jaringan teroris Bahrum Naim yang kali pertama digeledah oleh Densus dan Polisi bersenjata lengkap, usai menyita barang bukti di rumah milik Ts tim lalu bergerak.

Pergerakan kedua mengarak di rumah milik teroris berinisal TRS yang sebelumnya sudah ditangkap didekat rumahnya sebelum tin melakukan penggeledahan.

Baca Juga: Istana jadi Incaran Bom, Ini Kata Presiden Jokowi

dihuni terduga teroris berinisial TS yang ditangkap sebelumnya oleh tim densus anti teror. Usai menyita barang bukti dari rumah tersebut, densus dan polisi bersenjata lengkap bergerak menuju kampung Losari Pasar kliwon Solo. Sebuah rumah di gang Progo yang dihuni terduga teroris berinisial YSR langsung digeledah.

Humas Polresta Solo Kompol Agus Puryadi, mengatakan selain cairan kimia, polisi juga menyita paku seberat 5 hingga 10 kilo, serta beberapa telfon genggam yang rusak.”Ada indikasi semua bahan ini akan dibuat bom, cairan kimia sendiri berjumlah 2 jerigen, warna cairannya kuning,”jelasnya.(**)