Istana jadi Incaran Bom, Ini Kata Presiden Jokowi

11 Desember 2016 20:40

JAKARTA – Densus 88 Anti Teror berhasil menangkap tiga terduga teroris, Sabtu (10/12).

Dari informasi sementara, pelaku diduga berencana melancarkan aksi bom bunuh diri di depan Istana Negara, saat pergantian tugas jaga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang digelar Minggu (11/12).

Menanggapi kabar itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, terorisme tidak pernah memandang tempat untuk melancarkan aksinya.

Asalkan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat, maka aksi-aksi itu akan tetap dilakukan.

“Saya kira yang namanya teroris, tidak melihat (tempat,red). Semua, masjid pernah, gereja pernah, hotel pernah, kedutaan pernah, jalan raya pernah, jadi apa pun,” ujar Jokowi di sela-sela Peringatan Maulid Nabi MUhammad SAW 1437 H di Kantor Gerakan Pemuda Ansor, Minggu (11/12).

Karena itu, seluruh elemen yang ada kata Jokowi, harus saling bergandengan tangan. Bahu membahu bekerja keras memberantas setiap upaya yang ada. Demi Indonesia yang damai, sejahtera dan jauh dari upaya-upaya teror.

“Pemerintah dan rakyat, Polri terutama, kita harus bisa memerangi terorisme ini,” tandas Jokowi. (jpnn)